Bagi para calon bunda penggemar kopi, ada baiknya untuk mengurangi dulu kegemaran Anda yang satu ini ketika hamil. Kafein yang terkandung dalam kopi bisa mengakibatkan efek yang tidak baik untuk si jabang bayi.
Masih banyak memang perdebatan soal pengaruh kafein terhadap janin. Ada penelitian yang mengatakan kalau kafein akan berdampak negatif terhadap pertumbuhan janin. Selain adanya dugaan kuat konsumsi kafein yang tinggi dapat menyebabkan keguguran, sejumlah peneliti di Inggris memfokuskan penelitian pada terhambatnya pertumbuhan janin.
Hasilnya adalah bayi yang lahir lebih kecil dari yang diharapkan. Dan hal itu diduga berhubungan erat dengan konsumsi kafein. Kafein tersebut tidak hanya berasal dari kopi, tetapi juga dari minuman-minuman lainnya, seperti teh, soda, minuman berenergi, dan cokelat.
Penelitian menunjukkan semakin banyak calon bunda mengonsumsi kafein, semakin besar pula risiko terhambatnya pertumbuhan bayi. Dan risiko itu semakin meningkat untuk konsumsi di atas 200 mg per hari. Dan dalam satu cangkir kopi diperkirakan mengandung 100 mg kafein. Namun bagi mereka yang menyukai kopi kental, bisa saja kandungan kafeinnya lebih tinggi untuk tiap cangkirnya.
Namun ada pula yang menentang hasil penelitian tersebut. Ada beberapa penelitian yang tidak menemukan hubungan antara konsumsi kafein dengan terhambatnya pertumbuhan janin. Karena kesimpang-siuran berita tersebut, maka beberapa pihak peneliti menolak untuk mengatakan kepada para calon ibu untuk berhenti minum kopi.
Terlepas dari ada tidaknya hubungan antara kopi dengan terhambatnya pertumbuhan janin, memang lebih baik bagi ibu hamil untuk mengurangi konsumsi kopi dan minuman yang mengandung kafein lainnya. Masih banyak risiko-risiko lain yang bisa disebabkan karena konsumsi kafein yang berlebihan.
Possibly Related Posts:
- Ketika Semuanya Harus Berakhir
- Di Satu Bintang Aku Menunggu
- Teh Bunga Rosella Merah
- Harus Berani Memulai Usaha
- LEDAKAN BOM JAKARTA

This sucks gotta pack up and leave again
Pada suatu ketika, hiduplah seorang pedagang batu-batuan. Setiap hari dia berjalan dari kota ke kota untuk memperdagangkan barang-barangnya itu. Ketika dia sedang berjalan menuju ke suatu kota, ada suatu batu kecil di pinggir jalan yang menarik hatinya. Batu itu tidak bagus, kasar, dan tidak mungkin untuk dijual. Namun pedagang itu memungutnya dan menyimpannya dalam sebuah kantong, dan kemudian pedagang itu meneruskan perjalanannya. Setelah lama berjalan, lelahlah pedagang itu, kemudian dia beristirahat sejenak. Selama dia beristirahat, dia membuka kembali bungkusan yang berisi batu itu. Diperhatikannya batu itu dengan seksama, kemudian batu itu digosoknya dengan hati-hati batu itu. Karena kesabaran pedagang itu, batu yang semula buruk itu, sekarang terlihat indah dan mengkilap. Puaslah hati pedagang itu, kemudian dia meneruskan
Buat Teman – Teman yang lagi demen ama permainan poker zynga di 



