<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Lembayung Tea &#38; Coffee Shop &#187; Motivasi</title>
	<atom:link href="http://www.kedaikopilembayung.com/category/motivasi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.kedaikopilembayung.com</link>
	<description>Kedai kopi, Tempat Ngopi, Nongkrong dan cari Teman</description>
	<lastBuildDate>Sun, 25 Jul 2010 03:27:48 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Dua Kalimat Yang Mengubah Hidup</title>
		<link>http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/dua-kalimat-yang-mengubah-hidup.htm</link>
		<comments>http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/dua-kalimat-yang-mengubah-hidup.htm#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Aug 2009 03:23:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Bob Proctor]]></category>
		<category><![CDATA[Gerry robert]]></category>
		<category><![CDATA[Kalimat menyakitkan]]></category>
		<category><![CDATA[Kalimat Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[mengubah nasib]]></category>
		<category><![CDATA[Millioner]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kedaikopilembayung.com/?p=118</guid>
		<description><![CDATA[Dalam sebuah kisah pertemuan antara penulis buku dan trainer Gerry Robert dan Bob Proctor.
Gerry Robert, menemui seorang ahli pemikiran dunia Bob Proctor. Gerry Robert meskipun seorang trainer yang sudah memiliki penghasilan besar, tetap saja mau belajar kepada orang lain. Ada dua kalimat menyakitkan yang didapat Gery saat bertemu Bob Proctor, dan 2 kalimat inilah yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-119" title="Gerry Robert" src="http://www.kedaikopilembayung.com/wp-content/uploads/2009/08/Gerry-Robert.jpg" alt="Gerry Robert" width="103" height="108" />Dalam sebuah kisah pertemuan antara penulis buku dan trainer <strong>Gerry Robert</strong> dan Bob Proctor.<strong><br />
Gerry Robert</strong>, menemui seorang ahli pemikiran dunia Bob Proctor. <a href="http://www.gerryrobert.com/" target="_blank">Gerry Robert</a> meskipun seorang trainer yang sudah memiliki penghasilan besar, tetap saja mau belajar kepada orang lain. Ada dua kalimat menyakitkan yang didapat Gery saat bertemu Bob Proctor, dan 2 kalimat inilah yang mengubah hidup Gery selamanya.</p>
<p>Diawali dengan sebuah pertanyaan dari Bob Proctor</p>
<p>“Berapa penghasilan terbesar yang pernah kamu capai?”</p>
<p>Dengan bangganya, Gerry menyebutkan sebuah angka dimana angka tersebut termasuk besar.</p>
<p>“Saya memiliki penghasilan $100.000 pertahun.”<br />
<span id="more-118"></span><br />
Bob Proctor mengatakan,</p>
<p>“Itu Sampah…”</p>
<p>Tentu saja Gerry kaget bukan kepalang dan mencoba membela diri. Bagaimana mungkin penghasilan sebesar itu disebut sampah? Padahal diantara teman-teman Gerry tidak ada yang memiliki penghasilan sebesar itu.</p>
<p>Kata Bob Proctor,</p>
<p>“Penghasilan itu seharusnya bisa kamu dapatkan hanya dalam 1 bulan!”</p>
<p>Tentu saja Gerry membela diri dengan berargumen</p>
<p>“Saya masih pemula pak, belum sehebat Anda. Maka penghasilan sebesar itu sudah hebat untuk saya.”</p>
<p>Apa kata Bob Proctor?</p>
<p>“Kamu brengsek!”</p>
<p>Bob melanjutkan,</p>
<p>“Siapa pun yang menolak ide tersebut memiliki masalah mental. Saya menghasilkan uang sebesar itu ($100.000/bulan) 15 tahun yang lalu. Dan kamu malah melawan saya. Orang seperti itu saya sebut brengsek.”</p>
<p>Gerry pun terdiam. Namun bukan berarti ngambek atau membenci Bob. Tetapi perkataan itu menyadarkannya akan potensi sebenarnya.</p>
<p>Hasilnya?</p>
<p>Gerry pun menjadi seorang milyuner. Penghasilan Gerry menjadi $1.000.000.000.</p>
<p>[Dikutip dan diterjemahkan bebas dari Millionaire Mindset: How Ordinary People Can Create Extraordinary Income. Karya <a href="http://www.gerryrobert.com/" target="_blank"><strong>Gerry Robert</strong></a>]</p>
<p>Sungguh menjadi Motivasi yang sangat <a href="http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/keberhasilan-berawal-dari-keyakinan.htm">berharga</a> dengan 2 kalimat yang menyakitkan, bukan berarti menjadi benci atau permusuhan, tapi 2 kalimat itu menjadikan seseorang berpotensi dan <a href="http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/semangat-untuk-maju.htm" target="_blank">semangat</a> untuk mendapatkan yang lebih.</p>
<div id="seolinx-tooltip" style="border: 1px solid #000000; margin: 0pt; padding: 0pt; display: none; opacity: 0.9; position: absolute; width: auto; z-index: 99999;">
<table style="border: 0pt none; margin: 0pt; padding: 0pt; border-collapse: separate; width: auto;" border="0">
<tbody>
<tr>
<td id="seolinx-table" style="border: 0pt none; margin: 1px; padding: 0pt; font-family: Tahoma; font-size: 11px; font-weight: bold;">
<div style="margin: 0pt; padding: 0pt; overflow: auto; width: auto;">
<table id="seolinx-paramtable" style="border: 1px solid gray; margin: 0pt; border-collapse: separate;" border="0">
<tbody>
<tr>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://toolbarqueries.google.com/favicon.ico" alt="favicon Dua Kalimat Yang Mengubah Hidup" width="12" height="12" title="Dua Kalimat Yang Mengubah Hidup" /> PR: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Google pagerank" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.google.com/favicon.ico" alt="favicon Dua Kalimat Yang Mengubah Hidup" width="12" height="12" title="Dua Kalimat Yang Mengubah Hidup" /> I: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Google index" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.google.com/favicon.ico" alt="favicon Dua Kalimat Yang Mengubah Hidup" width="12" height="12" title="Dua Kalimat Yang Mengubah Hidup" /> L: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Google links" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://siteexplorer.search.yahoo.com/favicon.ico" alt="favicon Dua Kalimat Yang Mengubah Hidup" width="12" height="12" title="Dua Kalimat Yang Mengubah Hidup" /> LD: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Yahoo linkdomain" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.bing.com/favicon.ico" alt="favicon Dua Kalimat Yang Mengubah Hidup" width="12" height="12" title="Dua Kalimat Yang Mengubah Hidup" /> I: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Bing index" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Sitemap.xml" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.semrush.com/favicon.ico" alt="favicon Dua Kalimat Yang Mengubah Hidup" width="12" height="12" title="Dua Kalimat Yang Mengubah Hidup" /> Rank: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="SEMRush Rank" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.semrush.com/favicon.ico" alt="favicon Dua Kalimat Yang Mengubah Hidup" width="12" height="12" title="Dua Kalimat Yang Mengubah Hidup" /> Traffic: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="SEMRush SE Traffic" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.semrush.com/favicon.ico" alt="favicon Dua Kalimat Yang Mengubah Hidup" width="12" height="12" title="Dua Kalimat Yang Mengubah Hidup" /> Price: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="SEMRush SE Traffic price" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://siteanalytics.compete.com/favicon.ico" alt="favicon Dua Kalimat Yang Mengubah Hidup" width="12" height="12" title="Dua Kalimat Yang Mengubah Hidup" /> C: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Compete Rank" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
</td>
<td id="seolinx-tooltip-close" style="border: 0pt none; margin: 0pt; padding: 1px; cursor: pointer; vertical-align: middle; width: auto;" title="close"><img src="chrome://seoquake/content/skin/close.gif" alt="close Dua Kalimat Yang Mengubah Hidup"  title="Dua Kalimat Yang Mengubah Hidup" /></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>

<p><strong>Possibly Related Posts:</strong></p>
<ul>
<li><a href="http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/10-kualitas-sifat-pribadi-yang-disukai.htm">10 Kualitas Sifat Pribadi Yang DiSukai</a></li>
<li><a href="http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/semangat-untuk-maju.htm">Semangat Untuk Maju</a></li>
<li><a href="http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/bangkit.htm">Bangkit</a></li>
<li><a href="http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/keberhasilan-berawal-dari-keyakinan.htm">Keberhasilan Berawal dari Keyakinan</a></li>
<li><a href="http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/motivasi-belajar.htm">Motivasi Belajar</a></li>
</ul><br />
<p align="left"><a target="_blank" class="tt" href="http://twitter.com/home/?status=Dua+Kalimat+Yang+Mengubah+Hidup+www.6qt8a.th8.us" title="Post to Twitter"><img class="nothumb" src="http://www.kedaikopilembayung.com/wp-content/plugins/tweet-this/icons/tt-twitter-big1.png" alt="Post to Twitter" title="Dua Kalimat Yang Mengubah Hidup" /></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/dua-kalimat-yang-mengubah-hidup.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>10 Kualitas Sifat Pribadi Yang DiSukai</title>
		<link>http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/10-kualitas-sifat-pribadi-yang-disukai.htm</link>
		<comments>http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/10-kualitas-sifat-pribadi-yang-disukai.htm#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Aug 2009 00:44:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Bertanggung jawab]]></category>
		<category><![CDATA[Easy Going]]></category>
		<category><![CDATA[Empati]]></category>
		<category><![CDATA[Kebangkitan]]></category>
		<category><![CDATA[keceriaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kerendahan hati]]></category>
		<category><![CDATA[kesetiaan]]></category>
		<category><![CDATA[Ketulusan]]></category>
		<category><![CDATA[Percaya diri]]></category>
		<category><![CDATA[Positive Thinking]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kedaikopilembayung.com/?p=109</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah Kebangkitan Diri sebagai sarana untuk menguasai diri demi tercapainya sebuah cita-cita. adakah cara untuk membuat diri kita disukai? berikut 10 Kualitas sifat pribadi yang disukai :
Ketulusan
Ketulusan menempati peringkat pertama sebagai sifat yang paling disukai oleh
semua orang. Ketulusan membuat orang lain merasa aman dan dihargai karena
yakin tidak akan dibodohi atau dibohongi. Orang yang tulus selalu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-113" title="Motivasi pribadi" src="http://www.kedaikopilembayung.com/wp-content/uploads/2009/08/Motivasi-pribadi1.jpg" alt="Motivasi pribadi" width="97" height="119" />Sebuah <strong><a href="http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/bangkit.htm" target="_blank">Kebangkitan</a></strong> Diri sebagai sarana untuk menguasai diri demi tercapainya sebuah cita-cita. adakah cara untuk membuat diri <a href="http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/motivasi-belajar.htm" target="_blank">kita disukai</a>? berikut <a href="http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/10-kualitas-sifat-pribadi-yang-disukai.htm" target="_blank">10 Kualitas sifat pribadi yang disukai</a> :</p>
<p>Ketulusan</p>
<p>Ketulusan menempati peringkat pertama sebagai sifat yang paling disukai oleh<br />
semua orang. Ketulusan membuat orang lain merasa aman dan dihargai karena<br />
yakin tidak akan dibodohi atau dibohongi. Orang yang tulus selalu mengatakan<br />
kebenaran, tidak suka mengada-ada, pura- pura, mencari-cari alasan atau<br />
memutarbalikkan fakta. Prinsipnya “Ya diatas Ya dan Tidak diatas Tidak”.<br />
Tentu akan lebih ideal bila ketulusan yang selembut merpati itu diimbangi<br />
dengan kecerdikan seekor ular. Dengan begitu, ketulusan tidak menjadi<br />
keluguan yang bisa merugikan diri sendiri.<span id="more-109"></span></p>
<p>Kerendahan Hati</p>
<p>Berbeda dengan rendah diri yang merupakan kelemahan, kerendah hatian justru<br />
mengungkapkan kekuatan. Hanya orang yang kuat jiwanya yang bisa bersikap<br />
rendah hati. Ia seperti padi yang semakin berisi semakin menunduk. Orang<br />
yang rendah hati bisa mengakui dan menghargai keunggulan orang lain. Ia bisa<br />
membuat orang yang diatasnya merasa oke dan membuat orang yang di bawahnya<br />
tidak merasa minder.</p>
<p>Kesetiaan</p>
<p>Kesetiaan sudah menjadi barang langka &amp; sangat tinggi harganya. Orang yang<br />
setia selalu bisa dipercaya dan diandalkan. Dia selalu menepati janji, punya<br />
komitmen yang kuat, rela berkorban dan tidak suka berkhianat.</p>
<p>Positive Thinking</p>
<p>Orang yang bersikap positif (positive thinking) selalu berusaha melihat<br />
segala sesuatu dari kacamata positif, bahkan dalam situasi yang buruk<br />
sekalipun. Dia lebih suka membicarakan kebaikan daripada keburukan orang<br />
lain, lebih suka bicara mengenai harapan daripada keputusasaan, lebih suka<br />
mencari solusi daripada frustasi, lebih suka memuji daripada mengecam, dan<br />
sebagainya.</p>
<p>Keceriaan</p>
<p>Karena tidak semua orang dikaruniai temperamen ceria, maka keceriaan tidak<br />
harus diartikan ekspresi wajah dan tubuh tapi sikap hati. Orang yang ceria<br />
adalah orang yang bisa menikmati hidup, tidak suka mengeluh dan selalu<br />
berusaha meraih kegembiraan. Dia bisa mentertawakan situasi, orang lain,<br />
juga dirinya sendiri. Dia punya potensi untuk menghibur dan mendorong<br />
semangat orang lain.</p>
<p>Bertanggung jawab</p>
<p>Orang yang bertanggung jawab akan melaksanakan kewajibannya dengan<br />
sungguh-sungguh. Kalau melakukan kesalahan, dia berani mengakuinya.<br />
Ketika mengalami kegagalan, dia tidak akan mencari kambing hitam untuk<br />
disalahkan. Bahkan kalau dia merasa kecewa dan sakit hati, dia tidak akan<br />
menyalahkan siapapun. Dia menyadari bahwa dirinya sendirilah yang<br />
bertanggung jawab atas apapun yang dialami dan dirasakannya.</p>
<p>Percaya Diri</p>
<p>Rasa percaya diri memungkinkan seseorang menerima dirinya sebagaimana<br />
adanya, menghargai dirinya dan menghargai orang lain. Orang yang percaya<br />
diri mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan dan situasi yang baru. Dia<br />
tahu apa yang harus dilakukannya dan melakukannya dengan baik.</p>
<p>Kebesaran Jiwa</p>
<p>Kebesaran jiwa dapat dilihat dari kemampuan seseorang memaafkan orang lain.<br />
Orang yang berjiwa besar tidak membiarkan dirinya dikuasai oleh rasa benci<br />
dan permusuhan. Ketika menghadapi masa- masa sukar dia tetap tegar, tidak<br />
membiarkan dirinya hanyut dalam kesedihan dan keputusasaan.</p>
<p>Easy Going</p>
<p>Orang yang easy going menganggap hidup ini ringan. Dia tidak suka<br />
membesar-besarkan masalah kecil. Bahkan berusaha mengecilkan masalah-<br />
masalah besar. Dia tidak suka mengungkit masa lalu dan tidak mau khawatir<br />
dengan masa depan. Dia tidak mau pusing dan stress dengan masalah-masalah<br />
yang berada di luar kontrolnya.</p>
<p>Empati</p>
<p>Empati adalah sifat yang sangat mengagumkan. Orang yang berempati bukan saja<br />
pendengar yang baik tapi juga bisa menempatkan diri pada posisi orang lain.<br />
Ketika terjadi konflik dia selalu mencari jalan keluar terbaik bagi kedua<br />
belah pihak, tidak suka memaksakan pendapat dan kehendaknya sendiri. Dia<br />
selalu berusaha memahami dan mengerti orang lain.</p>
<p>Sebuah keberhasilan berawal dari sebuah <a href="http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/keberhasilan-berawal-dari-keyakinan.htm" target="_blank">keyakinan</a>, Dengan <strong>Kebangkitan</strong>.<br />
Artikel dikutip dari Kartu Pintar produksi Visi Victory Bandung</p>
<div id="seolinx-tooltip" style="border: 1px solid #000000; margin: 0pt; padding: 0pt; opacity: 0.9; position: absolute; width: auto; z-index: 99999; left: 153px; top: 28px; display: none;">
<table style="border: 0pt none; margin: 0pt; padding: 0pt; border-collapse: separate; width: auto;" border="0">
<tbody>
<tr>
<td id="seolinx-table" style="border: 0pt none; margin: 1px; padding: 0pt; font-family: Tahoma; font-size: 11px; font-weight: bold;">
<div style="margin: 0pt; padding: 0pt; overflow: auto; width: auto;">
<table id="seolinx-paramtable" style="border: 1px solid gray; margin: 0pt; border-collapse: separate;" border="0">
<tbody style="width: 1px;">
<tr>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://toolbarqueries.google.com/favicon.ico" alt="favicon 10 Kualitas Sifat Pribadi Yang DiSukai" width="12" height="12" title="10 Kualitas Sifat Pribadi Yang DiSukai" /> PR: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Google pagerank" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.google.com/favicon.ico" alt="favicon 10 Kualitas Sifat Pribadi Yang DiSukai" width="12" height="12" title="10 Kualitas Sifat Pribadi Yang DiSukai" /> I: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Google index" href="http://www.google.com/search?hl=en&amp;safe=off&amp;q=site%3Awww.kedaikopilembayung.com&amp;btnG=Search" target="_blank">88</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.google.com/favicon.ico" alt="favicon 10 Kualitas Sifat Pribadi Yang DiSukai" width="12" height="12" title="10 Kualitas Sifat Pribadi Yang DiSukai" /> L: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Google links" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://siteexplorer.search.yahoo.com/favicon.ico" alt="favicon 10 Kualitas Sifat Pribadi Yang DiSukai" width="12" height="12" title="10 Kualitas Sifat Pribadi Yang DiSukai" /> LD: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Yahoo linkdomain" href="http://siteexplorer.search.yahoo.com/advsearch?p=http%3A%2F%2Fwww.kedaikopilembayung.com&amp;bwm=i&amp;bwmo=d&amp;bwmf=s" target="_blank">61</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.bing.com/favicon.ico" alt="favicon 10 Kualitas Sifat Pribadi Yang DiSukai" width="12" height="12" title="10 Kualitas Sifat Pribadi Yang DiSukai" /> I: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Bing index" href="http://www.bing.com/search?q=site%3Awww.kedaikopilembayung.com&amp;FORM=QBRE" target="_blank">1</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Sitemap.xml" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.semrush.com/favicon.ico" alt="favicon 10 Kualitas Sifat Pribadi Yang DiSukai" width="12" height="12" title="10 Kualitas Sifat Pribadi Yang DiSukai" /> Rank: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="SEMRush Rank" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.semrush.com/favicon.ico" alt="favicon 10 Kualitas Sifat Pribadi Yang DiSukai" width="12" height="12" title="10 Kualitas Sifat Pribadi Yang DiSukai" /> Traffic: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="SEMRush SE Traffic" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.semrush.com/favicon.ico" alt="favicon 10 Kualitas Sifat Pribadi Yang DiSukai" width="12" height="12" title="10 Kualitas Sifat Pribadi Yang DiSukai" /> Price: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="SEMRush SE Traffic price" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://siteanalytics.compete.com/favicon.ico" alt="favicon 10 Kualitas Sifat Pribadi Yang DiSukai" width="12" height="12" title="10 Kualitas Sifat Pribadi Yang DiSukai" /> C: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Compete Rank" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div style="margin: 0pt; padding: 0pt; overflow: auto; width: auto;"></div>
</td>
<td id="seolinx-tooltip-close" style="border: 0pt none; margin: 0pt; padding: 1px; cursor: pointer; vertical-align: middle; width: auto;" title="close"><img src="chrome://seoquake/content/skin/close.gif" alt="close 10 Kualitas Sifat Pribadi Yang DiSukai"  title="10 Kualitas Sifat Pribadi Yang DiSukai" /></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div id="seolinx-tooltip" style="border: 1px solid #000000; margin: 0pt; padding: 0pt; display: none; opacity: 0.9; position: absolute; width: auto; z-index: 99999;">
<table style="border: 0pt none; margin: 0pt; padding: 0pt; border-collapse: separate; width: auto;" border="0">
<tbody>
<tr>
<td id="seolinx-table" style="border: 0pt none; margin: 1px; padding: 0pt; font-family: Tahoma; font-size: 11px; font-weight: bold;"></td>
<td id="seolinx-tooltip-close" style="border: 0pt none; margin: 0pt; padding: 1px; cursor: pointer; vertical-align: middle; width: auto;" title="close"><img src="chrome://seoquake/content/skin/close.gif" alt="close 10 Kualitas Sifat Pribadi Yang DiSukai"  title="10 Kualitas Sifat Pribadi Yang DiSukai" /></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>

<p><strong>Possibly Related Posts:</strong></p>
<ul>
<li><a href="http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/dua-kalimat-yang-mengubah-hidup.htm">Dua Kalimat Yang Mengubah Hidup</a></li>
<li><a href="http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/semangat-untuk-maju.htm">Semangat Untuk Maju</a></li>
<li><a href="http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/bangkit.htm">Bangkit</a></li>
<li><a href="http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/keberhasilan-berawal-dari-keyakinan.htm">Keberhasilan Berawal dari Keyakinan</a></li>
<li><a href="http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/motivasi-belajar.htm">Motivasi Belajar</a></li>
</ul><br />
<p align="left"><a target="_blank" class="tt" href="http://twitter.com/home/?status=10+Kualitas+Sifat+Pribadi+Yang+DiSukai+www.ed78h.th8.us" title="Post to Twitter"><img class="nothumb" src="http://www.kedaikopilembayung.com/wp-content/plugins/tweet-this/icons/tt-twitter-big1.png" alt="Post to Twitter" title="10 Kualitas Sifat Pribadi Yang DiSukai" /></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/10-kualitas-sifat-pribadi-yang-disukai.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Semangat Untuk Maju</title>
		<link>http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/semangat-untuk-maju.htm</link>
		<comments>http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/semangat-untuk-maju.htm#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 25 Jul 2009 18:52:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[meraih prestasi]]></category>
		<category><![CDATA[Semangat]]></category>
		<category><![CDATA[Semangat untuk maju]]></category>
		<category><![CDATA[semangat untuk sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kedaikopilembayung.com/?p=82</guid>
		<description><![CDATA[Motivasi bisa dibilang dorongan, sebuah inspirasi, cita-cita, keinginan untuk menjadi atau memperoleh sesuatu. motivasi sama halnya dengan penyemangat, faktor yang timbul dari diri kita sendiri dan dari orang lain. cita-cita tidak bisa datang begitu aja, perlu adanya proses yang harus kita lakukan, dengan memotivasi diri, perlu adanya action demi mencapai keinginan.
Ketika kita telah memiliki motivasi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-83" title="Semangat Untuk Maju" src="http://www.kedaikopilembayung.com/wp-content/uploads/2009/07/motivasi.jpg" alt="Semangat Untuk Maju" width="119" height="119" /><strong>Motivasi</strong> bisa dibilang dorongan, sebuah inspirasi, cita-cita, keinginan untuk menjadi atau memperoleh sesuatu. motivasi sama halnya dengan penyemangat, faktor yang timbul dari diri kita sendiri dan dari orang lain. cita-cita tidak bisa datang begitu aja, perlu adanya proses yang harus kita lakukan, dengan <a href="http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/motivasi-belajar.htm" target="_blank">memotivasi diri</a>, perlu adanya action demi <a href="http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/keberhasilan-berawal-dari-keyakinan.htm" target="_blank">mencapai keinginan</a>.</p>
<p>Ketika kita telah memiliki motivasi yang sangat kuat, maka akan lebih mudah kita untuk memulai suatu tindakan yang positif, seperti bisnois online yang sekarang lagi marak dan sangat bagus untuk kita ikuti. denga bekal <strong>Motivasi</strong> inilah kita akan memulai atau melangkah <a href="http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/bangkit.htm" target="_blank">mencapai Cita-cita</a>.</p>
<div id="seolinx-tooltip" style="border: 1px solid #000000; margin: 0pt; padding: 0pt; display: none; opacity: 0.9; position: absolute; width: auto; z-index: 99999;">
<table style="border: 0pt none; margin: 0pt; padding: 0pt; border-collapse: separate; width: auto;" border="0">
<tbody>
<tr>
<td id="seolinx-table" style="border: 0pt none; margin: 1px; padding: 0pt; font-family: Tahoma; font-size: 11px; font-weight: bold;">
<div style="margin: 0pt; padding: 0pt; overflow: auto; width: auto;">
<table id="seolinx-paramtable" style="border: 1px solid gray; margin: 0pt; border-collapse: separate;" border="0">
<tbody>
<tr>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://toolbarqueries.google.com/favicon.ico" alt="favicon Semangat Untuk Maju" width="12" height="12" title="Semangat Untuk Maju" /> PR: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Google pagerank" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.google.com/favicon.ico" alt="favicon Semangat Untuk Maju" width="12" height="12" title="Semangat Untuk Maju" /> I: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Google index" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.google.com/favicon.ico" alt="favicon Semangat Untuk Maju" width="12" height="12" title="Semangat Untuk Maju" /> L: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Google links" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://siteexplorer.search.yahoo.com/favicon.ico" alt="favicon Semangat Untuk Maju" width="12" height="12" title="Semangat Untuk Maju" /> LD: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Yahoo linkdomain" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.bing.com/favicon.ico" alt="favicon Semangat Untuk Maju" width="12" height="12" title="Semangat Untuk Maju" /> I: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Bing index" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Sitemap.xml" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.semrush.com/favicon.ico" alt="favicon Semangat Untuk Maju" width="12" height="12" title="Semangat Untuk Maju" /> Rank: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="SEMRush Rank" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.semrush.com/favicon.ico" alt="favicon Semangat Untuk Maju" width="12" height="12" title="Semangat Untuk Maju" /> Traffic: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="SEMRush SE Traffic" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.semrush.com/favicon.ico" alt="favicon Semangat Untuk Maju" width="12" height="12" title="Semangat Untuk Maju" /> Price: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="SEMRush SE Traffic price" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://siteanalytics.compete.com/favicon.ico" alt="favicon Semangat Untuk Maju" width="12" height="12" title="Semangat Untuk Maju" /> C: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Compete Rank" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
</td>
<td id="seolinx-tooltip-close" style="border: 0pt none; margin: 0pt; padding: 1px; cursor: pointer; vertical-align: middle; width: auto;" title="close"><img src="chrome://seoquake/content/skin/close.gif" alt="close Semangat Untuk Maju"  title="Semangat Untuk Maju" /></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>

<p><strong>Possibly Related Posts:</strong></p>
<ul>
<li><a href="http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/dua-kalimat-yang-mengubah-hidup.htm">Dua Kalimat Yang Mengubah Hidup</a></li>
<li><a href="http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/10-kualitas-sifat-pribadi-yang-disukai.htm">10 Kualitas Sifat Pribadi Yang DiSukai</a></li>
<li><a href="http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/bangkit.htm">Bangkit</a></li>
<li><a href="http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/keberhasilan-berawal-dari-keyakinan.htm">Keberhasilan Berawal dari Keyakinan</a></li>
<li><a href="http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/motivasi-belajar.htm">Motivasi Belajar</a></li>
</ul><br />
<p align="left"><a target="_blank" class="tt" href="http://twitter.com/home/?status=Semangat+Untuk+Maju+www.ap7kk.th8.us" title="Post to Twitter"><img class="nothumb" src="http://www.kedaikopilembayung.com/wp-content/plugins/tweet-this/icons/tt-twitter-big1.png" alt="Post to Twitter" title="Semangat Untuk Maju" /></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/semangat-untuk-maju.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bangkit</title>
		<link>http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/bangkit.htm</link>
		<comments>http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/bangkit.htm#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Jul 2009 04:54:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Bangkit]]></category>
		<category><![CDATA[Bangkitkan Jiwa dan Raga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kedaikopilembayung.com/?p=69</guid>
		<description><![CDATA[Bangkit jiwa dan ragaku untuk menyongsong masa depanku, mengendalikan diri adalah sebuah tantangan bagi kita, irama yang sering kita gunakan untuk mengendalikan diri sebuah tata letak sebuah ide pemikiran yang jernih tanpa noda negatif. dengan jalanya waktu dan berkembangnya jaman membuat kita harus mengatur kehidupan kita, berikut
10 CARA JITU MERAIH KEHIDUPAN YANG &#8220;BERTENAGA&#8221; yaitu :
1. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="alignleft size-full wp-image-71" title="bangkit" src="http://www.kedaikopilembayung.com/wp-content/uploads/2009/07/bangkit.jpg" alt="bangkit Bangkit" width="127" height="86" />Bangkit </strong>jiwa dan ragaku untuk menyongsong masa depanku, <a href="http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/keberhasilan-berawal-dari-keyakinan.htm" target="_blank">mengendalikan diri</a> adalah sebuah tantangan bagi kita, irama yang sering kita gunakan untuk mengendalikan diri sebuah tata letak sebuah ide pemikiran yang jernih tanpa noda negatif. dengan jalanya waktu dan berkembangnya jaman membuat kita harus <a href="http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/motivasi-belajar.htm" target="_blank">mengatur kehidupan kita</a>, berikut</p>
<p>10 CARA JITU MERAIH KEHIDUPAN YANG &#8220;BERTENAGA&#8221; yaitu :</p>
<p>1. Berikanlah lebih dari yang diminta</p>
<p>Jadilah orang yang selalu memberikan lebih dalam apa saja yang anda lakukan. jadikanlah totalitas sebagai gaya hidup anda karena kebiasaan membentuk karakter. berikanlah tanpa mengharap imbalan dan pujian.</p>
<p>2. Mengurangi Ketegangan</p>
<p>Orang bijak bilang &#8220;Suatu saat nanti kamu akan tertawa jika kamu teringat akan hal ini&#8221;. Kurangilah stress dengan berfikir bahwa segala sesuatu dalam hidup anda pasti akan berjalan lebih baik. Lihatlah setiap situasi sebagai kesempatan untuk belajar dan berkembang.<span id="more-69"></span></p>
<p>3. Kuasailah Kebiasaan Anda</p>
<p>Kebiasaan akan menjadikan anda lebih baik atau lebih buruk. Pastikanlah untuk memiliki kebiasaan yang  memiliki efek yang baik bagi diri dan hidup Anda.</p>
<p>4. Pilihlah Lingkungan Anda</p>
<p>Perhatikan, siapa saja orang yang sangat berpengaruh dalam hidup anda? kita semua terbentuk oleh lingkungan kita. Setiap orang yang ada disekeliling kita mempengarui kepribadian, kepercayaan, dan nilai nilai yang kita anut.</p>
<p>5. Luangkan Waktu Untuk Melakukan Kegiatan yang Anda Sukai</p>
<p>Jika terlalu tegang, jiwa dan raga anda menjadi lelah, atau bahkan bosan. kembalikan semangat anda dengan meluangkan waktu untuk melakukan hobi Anda, lakukan secara teratur.</p>
<p>6. Pecahkan Masalah yang Menghimpit Anda</p>
<p>Masalah yang belum terpecahkan berpotensi untuk menguras energi kita. Cariu tahu masalah seperti apa yang menghimpit jiwa dan membuat Anda tertekan. Carilah solusi atas masalah Anda. Selesaikan masalah yang belum selesai, seperti melunasi hutang, menyelesaikan skrips atau pekerjaan yang belum beres.</p>
<p>7. Fokus dan terus Fokus</p>
<p>Kembangkanlah kebiasaan untuk melakukan satu saja pekerjaan. Fokuslah pada satu pekerjaan hingga pekerjaan itu selesai. Berilah perhatian pada detail untuk meraih kesempurnaan.</p>
<p>8. Sisihkan Waktu Untuk Menyusun Hidup Anda</p>
<p>Ketahuilah Impian Anda, anda ingin menjadi apa? kehidupan seperti apa anda dambakan? Apa sumbangsih anda bagi Manusia dan dunia? Jadilah orang yang proaktif dengan berusaha menata diri dan hidup Anda kearah yang lebih baik.</p>
<p>9. Menjaga Kesehatan Jiwa dan Raga</p>
<p>Lakukan segala upaya untuk menunjang raga kita tetap sehat. Karena kesehatan tubuh berpengaruh pada kesegaran mental jangan lupa bahwa tuhan itu ada, Berserah dan Berdoalah.</p>
<p>10. Berinvestasi pada otak dan pikiran anda</p>
<p>Gunakanlah pengetahuanyang anda miliki untuk berkarya, mengajar, mendukung orang lain, dan berpartisipasilah dalam membuat Dunia Menjadi lebih baik (Jontri Pakpohan).</p>
<p>Kutipan di atas membuat kita berpikir untu <a href="http://meja-bundar.blogspot.com/2009/07/semangat-untuk-bangkit.html" target="_blank">Bangkit</a>, menentukan arah dan melangkahkan kaki untuk menyongsong hari esok. mencari sesuap nasi demi sebuah kehidupan. <a href="http://meja-bundar.blogspot.com/search/label/motivasi%20diri" target="_blank">Bangkitlah kawanku</a>, ayo kita <strong>bangkit.</strong></p>
<div id="seolinx-tooltip" style="border: 1px solid #000000; margin: 0pt; padding: 0pt; display: none; opacity: 0.9; position: absolute; width: auto; z-index: 99999;">
<table style="border: 0pt none; margin: 0pt; padding: 0pt; border-collapse: separate; width: auto;" border="0">
<tbody>
<tr>
<td id="seolinx-table" style="border: 0pt none; margin: 1px; padding: 0pt; font-family: Tahoma; font-size: 11px; font-weight: bold;">
<div style="margin: 0pt; padding: 0pt; overflow: auto; width: auto;">
<table id="seolinx-paramtable" style="border: 1px solid gray; margin: 0pt; border-collapse: separate;" border="0">
<tbody>
<tr>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://toolbarqueries.google.com/favicon.ico" alt="favicon Bangkit" width="12" height="12" title="Bangkit" /> PR: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Google pagerank" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.google.com/favicon.ico" alt="favicon Bangkit" width="12" height="12" title="Bangkit" /> I: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Google index" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.google.com/favicon.ico" alt="favicon Bangkit" width="12" height="12" title="Bangkit" /> L: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Google links" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://siteexplorer.search.yahoo.com/favicon.ico" alt="favicon Bangkit" width="12" height="12" title="Bangkit" /> LD: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Yahoo linkdomain" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.bing.com/favicon.ico" alt="favicon Bangkit" width="12" height="12" title="Bangkit" /> I: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Bing index" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Sitemap.xml" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.semrush.com/favicon.ico" alt="favicon Bangkit" width="12" height="12" title="Bangkit" /> Rank: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="SEMRush Rank" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.semrush.com/favicon.ico" alt="favicon Bangkit" width="12" height="12" title="Bangkit" /> Traffic: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="SEMRush SE Traffic" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.semrush.com/favicon.ico" alt="favicon Bangkit" width="12" height="12" title="Bangkit" /> Price: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="SEMRush SE Traffic price" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://siteanalytics.compete.com/favicon.ico" alt="favicon Bangkit" width="12" height="12" title="Bangkit" /> C: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Compete Rank" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div style="margin: 0pt; padding: 0pt; overflow: auto; width: auto;"></div>
</td>
<td id="seolinx-tooltip-close" style="border: 0pt none; margin: 0pt; padding: 1px; cursor: pointer; vertical-align: middle; width: auto;" title="close"><img src="chrome://seoquake/content/skin/close.gif" alt="close Bangkit"  title="Bangkit" /></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div id="seolinx-tooltip" style="border: 1px solid #000000; margin: 0pt; padding: 0pt; display: none; opacity: 0.9; position: absolute; width: auto; z-index: 99999;">
<table style="border: 0pt none; margin: 0pt; padding: 0pt; border-collapse: separate; width: auto;" border="0">
<tbody>
<tr>
<td id="seolinx-table" style="border: 0pt none; margin: 1px; padding: 0pt; font-family: Tahoma; font-size: 11px; font-weight: bold;"></td>
<td id="seolinx-tooltip-close" style="border: 0pt none; margin: 0pt; padding: 1px; cursor: pointer; vertical-align: middle; width: auto;" title="close"><img src="chrome://seoquake/content/skin/close.gif" alt="close Bangkit"  title="Bangkit" /></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div id="seolinx-tooltip" style="border: 1px solid #000000; margin: 0pt; padding: 0pt; display: none; opacity: 0.9; position: absolute; width: auto; z-index: 99999;">
<table style="border: 0pt none; margin: 0pt; padding: 0pt; border-collapse: separate; width: auto;" border="0">
<tbody>
<tr>
<td id="seolinx-table" style="border: 0pt none; margin: 1px; padding: 0pt; font-family: Tahoma; font-size: 11px; font-weight: bold;"></td>
<td id="seolinx-tooltip-close" style="border: 0pt none; margin: 0pt; padding: 1px; cursor: pointer; vertical-align: middle; width: auto;" title="close"><img src="chrome://seoquake/content/skin/close.gif" alt="close Bangkit"  title="Bangkit" /></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>

<p><strong>Possibly Related Posts:</strong></p>
<ul>
<li><a href="http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/dua-kalimat-yang-mengubah-hidup.htm">Dua Kalimat Yang Mengubah Hidup</a></li>
<li><a href="http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/10-kualitas-sifat-pribadi-yang-disukai.htm">10 Kualitas Sifat Pribadi Yang DiSukai</a></li>
<li><a href="http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/semangat-untuk-maju.htm">Semangat Untuk Maju</a></li>
<li><a href="http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/keberhasilan-berawal-dari-keyakinan.htm">Keberhasilan Berawal dari Keyakinan</a></li>
<li><a href="http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/motivasi-belajar.htm">Motivasi Belajar</a></li>
</ul><br />
<p align="left"><a target="_blank" class="tt" href="http://twitter.com/home/?status=Bangkit+www.e77ty.th8.us" title="Post to Twitter"><img class="nothumb" src="http://www.kedaikopilembayung.com/wp-content/plugins/tweet-this/icons/tt-twitter-big1.png" alt="Post to Twitter" title="Bangkit" /></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/bangkit.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Keberhasilan Berawal dari Keyakinan</title>
		<link>http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/keberhasilan-berawal-dari-keyakinan.htm</link>
		<comments>http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/keberhasilan-berawal-dari-keyakinan.htm#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Jul 2009 04:48:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Keberasilan berawal dari keyakinan]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi belajar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kedaikopilembayung.com/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[Bagi Gede Prama, keberhasilan maupun kegagalan adalah buah dari keyakinan seseorang. “Keberhasilan itu berawal dari keyakinan. Dan kita bisa mengubah banyak sekali hal lewat keyakinan,” katanya. Sayangnya menurut Gede, keyakinan orang sering terbelenggu oleh pikiran-pikiran rasionalnya serta pengalaman-pengalaman ekstrim di masa lalu. Mereka yang gagal menumbuhkan keyakinan positif –sekalipun dia sangat berpotensi&#8211; biasanya justru gagal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi Gede Prama, keberhasilan maupun kegagalan adalah buah dari keyakinan seseorang. “Keberhasilan itu berawal dari keyakinan. Dan kita bisa mengubah banyak sekali hal lewat keyakinan,” katanya. Sayangnya menurut Gede, keyakinan orang sering terbelenggu oleh pikiran-pikiran rasionalnya serta pengalaman-pengalaman ekstrim di masa lalu. Mereka yang gagal menumbuhkan keyakinan positif –sekalipun dia sangat berpotensi&#8211; biasanya justru gagal dalam kehidupan.<span id="more-13"></span></p>
<p>“Saya mengenal banyak orang yang secara potensial biasa-biasa saja. Tapi karena didukung oleh yang namanya raksasa keyakinan, dia berhasil. Yang banyak terjadi adalah orang yang potensinya rendah tapi keyakinannya tinggi, dia berhasil. Sebaliknya ada orang yang potensinya tinggi tapi keyakinannya rendah, ya ndak berhasil,” ungkap Gede Prama.</p>
<p>Agak sulit mencari tokoh seperti Gede Prama ini. Ia tidak saja dikenal sebagai seorang kolumnis yang produktif, penulis buku, konsultan manajemen, public speaker, tapi juga dikenal pernah menjadi CEO perusahaan jamu papan atas. Sebagai kolumnis, tulisannya yang mudah dicerna menghiasi berbagai media masa dan media online. Belasan buku laris sudah diselesaikannya, termasuk sejumlah kaset (audio book) yang digemari banyak orang. Sejak tahun 1993 ia menjadi konsultan manajemen dan presiden Dynamics Consulting, dan pernah pula berposisi sebagai CEO perusahaan besar yang tak lama kemudian ditinggalkannya.</p>
<p>Alumnus Universitas Lancaster Inggris ini juga dikenal sebagai salah satu inspirator dan public speaker terbaik di Indonesia. Lebih dari seratus lembaga profit dan non profit seperti perbankan, asuransi, BUMN, perhotelan, manufaktur, telekom, perusahaan-perusahaan DS/MLM, serta berbagai asosiasi pernah mengundangnya sebagai pembicara. Orang gemar dengan gaya penuturannya yang menyegarkan, menyentuh, mudah dimengerti, mendalam, sekaligus mengandung unsur-unsur filosofi yang tinggi.</p>
<p>Tak mengherankan bila banyak orang terinspirasi oleh gagasan-gagasannya. Tak terkecuali seorang cendekiawan Islam kondang seperti Prof. Dr. Komaruddin Hidayat, yang mengaku terkesan sekali dengan teori “Tahi Sapi” ala Gede Prama. Teori ini bertutur tentang cara pandang positif yang bisa membangkitkan sebuah kebesaran hati apabila seseorang mendapat penghinaan atau perlakuan buruk dari orang lain.</p>
<p>Gede Prama dikarunia tiga orang anak. Ia mengaku, keluarga adalah kekayaan dalam kehidupannya. Ia sering menikmati waktu hujan bersama dengan anak-anaknya di halaman rumah. Saat-saat libur akhir tahun misalnya, lebih sering dipakai untuk menulis dan berkumpul bersama keluarga. Dan Gede Prama sangat bersyukur dengan kehidupan yang diperolehnya saat ini.</p>
<p>“Sebagai seorang public speaker merupakan jalan kehidupan yang indah, dapat uang cukup, senang, dan beribadah. Saya dapat tiga-tiganya sekaligus. Makanya saya melihat hidup saya itu indah. Life is beautiful,” tutur Gede menyebut sebuah judul film Itali yang ditontonnya berulang-ulang. Wawancara berikut merupakan salah satu wawancara terlengkap dan terbaik yang pernah dilakukan Edy Zaqeus dengan sang inspirator. Wawancara ini merupakan salah satu bagian dari buku best seller Kalau Mau Kaya Ngapain Sekolah! (Gradien, 2004) Berikut petikan wawancaranya setelah diedit seperlunya untuk dihadirkan kembali khusus untuk Pembelajar.Com:</p>
<p>Anda punya tujuan yang lebih…..?<br />
Oh, ya. Bagi saya kekayaan itu yang paling berguna adalah independensi. Kebebasan dalam arti yang luas. Di mana dunia kepegawaian adalah salah satu rantai yang membuat kita tidak terlalu independen. Jangankan di posisi bawah, di posisi presiden direktur pun kita ndak independen. Kan berhadapan dengan pemilik, berhadapan dengan komisaris, dengan aturan-aturan. Kalau kita menjadi pekerja independen, kan kita menentukan dan mengarahkan hidup kita sendiri. Jadi orang pikir saya enjoy di posisi nomor satu. Sebenarnya ndak. Saya lebih enjoy di profesi di mana saya bisa terbang sebebas burung-burung terbang di udara. Jadi, kebebasan! Persoalan jumlah uang dan jumlah materi itu relatif. Materi jadi sedikit, kalau kita pengeluarannya banyak. Materi jadi banyak, kalau kita pinter mengelolanya. Jadi bukan jumlah yang saya hitung, tapi bagaimana kita mengelolanya.</p>
<p>Orang itu sukses karena dia dilahirkan sebagai orang sukses, atau karena usahanya sendiri?<br />
Saya menganut keyakinan, ya lebih banyak karena usaha. Kalau benar keyakinan banyak orang bahwa sukses itu terlahir, berarti sukses sesuatu yang sudah given. Tepatnya ndak. Sukses adalah sesuatu yang harus kita upayakan, kita cari. Badan serta jiwa kita yang mirip dengan karet yang bisa dibentuk ke mana-mana. Perkaranya apakah kita membentuknya ke arah yang lebih berbau kegagalan atau ke arah yang berbau keberhasilan. Itu lebih banyak bentukan kita. Ada unsur di luar bentukan kita, tapi lebih banyak unsur bentukan kita. Jadi sukses lebih banyak diusahakan. Terutama faktor perjuangan yang kita lakukan dalam hidup. Karet bisa ditarik sebesar apapun tergantung seberapa kuat kita menariknya.</p>
<p>Kalau keberuntungan, apakah dibawa sejak lahir atau karena diupayakan?<br />
Bisa dua-duanya. Ada orang mengatakan dengan seluruh ilmu hokinya, dia terlahir (beruntung) dengan bentuk hidung dan sebagainya. Dua-duanya ada. Orang-orang yang dilahirkan beruntung mungkin memerlukan upaya lebih rendah dibanding orang yang terlahir tidak beruntung. Yang jelas dua-duanya sama-sama bisa berhasil. Cuma dengan tingkat kuantitas dan kualitas usaha yang berbeda. Jangan menyetempel; ndak hoki Anda pasti gagal, ndak!</p>
<p>Namun kebanyakan orang meyakini keberuntungan dilahirkan?<br />
Boleh saja. Dan sebagaimana diketahui oleh sahabat-sahabat dari MLM, keberhasilan itu berawal dari keyakinan. Kalau belum apa-apa Anda sudah meyakini tidak beruntung dan tidak berhasil, kalau kemudian Anda tidak beruntung dan tidak berhasil lebih banyak gara-gara keyakinan Anda. Keyakinan itu awalnya. Dan kita bisa mengubah banyak sekali hal lewat keyakinan.</p>
<p>Nah, dalam mengubah proses keyakinan, penghambat kita yang paling utama adalah mind. Mind itu bukan otak atau pikiran. Tapi yang jelas pikiran itu salah satu pintu menuju mind. Kalau kita bisa mengubah mind kita menjadi mind yang absolutly and totally believe pada keberhasilan, kita berhasil.</p>
<p>Saya mengenal banyak orang yang secara potensial biasa-biasa saja. Tapi karena didukung oleh yang namanya raksasa keyakinan, dia berhasil. Yang banyak terjadi adalah, orang yang potensinya rendah tapi keyakinannya tinggi, dia berhasil. Sebaliknya, ada orang yang potensinya tinggi, tapi keyakinannya rendah, ya ndak berhasil. Saya punya teman, orang yang brilian, pintar. Tapi kebriliyanannya tidak membuat dia berhasil, karena menyepelekan banyak perkara. Akhirnya nggak berhasil. Sebaliknya ada banyak orang biasa –jangan terlalu bodoh—karena merasa dirinya punya kekurangan, kemudian dia menutup kekurangannya dengan usaha besar-besaran. Usaha besar-besaran inilah yang menjadi energi keberhasilan yang luar biasa.</p>
<p>Anda tahu, orang-orang yang berhasil sebagian datang dari orang-orang yang ndak cerdas. Tapi, karena kekurangcerdasan itulah kemudian dia menutup kekurangannya dengan usaha besar. Dan kecerdasan bisa positif, bisa negatif. Positifnya, menjadi modal lari yang kuat. Negatifnya, membuat kita menyepelekan. Sekarang perkaranya tergantung pada kita. Mau meletakkan potensi kecerdasan dan sebagainya sebagai modal untuk maju, atau sebaliknya membuat kita leha-leha dan tidur siang tiap hari. Jadi kembali ke yang tadi, life is a mind game.</p>
<p>Jadi keyakinan yang utama?<br />
Keyakinan intinya. Cuma menyangkut keyakinan itu seringkali dibatasi banyak hal, antara lain pikiran. Pikiran cara kerjanya kan berkalkulasi, berhitung. Kalau saya melompat paling tinggi 50 cm. Kalau saya melakukan ini maksimum saya bisa mencapai ini. Berhitung. Jadi keyakinan pertama kali dihambat oleh pikiran. Pikiran itu kayak langit-langit (dalam ruangan) yang membatasi penglihatan kita. Kalau Anda memiliki keyakinan yang tinggi, raksasa yang berasal dari dalam, maka yang pertama mesti dilampaui adalah pikiran. Hanya, banyak orang yang dibelenggu dan digembok oleh pikiran. Yang kedua adalah pengalaman, terutama yang ekstrim di masa lalu. Pengalaman buruk membuat orang traumatik, kemudian ndak yakin. Pengalaman pernah berhasil membuat orang menjadi sombong. Yang ketiga pendidikan masa kecil. Point utamanya keyakinan. Orang bodoh bisa cakap. Orang yang nggak pengalaman bisa percaya diri. Itu karena keyakinan saja. Banyak hal bisa berubah karena keyakinan.</p>
<p>Orang bisa mengalami kegagalan secara beruntun, dan akhirnya berkesimpulan, dirinya dilahirkan bukan sebagai orang yang beruntung. Komentar Anda?<br />
Yang terpenting sebenarnya bukan berapa banyak kita jatuh. Tapi seberapa banyak kita bangun. Karena keberhasilan ditentukan oleh seberapa banyak kita bangun, bukan seberapa banyak kita jatuh. Masalahnya adalah banyak orang gagal yang lebih banyak berhitung berapa kali jatuhnya dibanding berapa kali bangunnya. Banyak orang mengatakan lebih banyak jatuh, lebih down Anda. Saya katakan lain. Lebih banyak Anda jatuh, lebih kuat Anda. Kejatuhan dalam jumlah yang banyak jangan diijinkan sebagai sebuah kecelakaan yang membuat Anda pasti runtuh. Tapi gunakan kejatuhan yang banyak itu sebagai vitamin untuk bangkit, bangkit, dan bangkit lagi. Dalam kehidupan banyak orang yang berhasil, mereka adalah orang yang ndak pernah berhenti bangun.</p>
<p>Apakah benar semua orang dilahirkan untuk menjadi pemenang?<br />
Bisa ya, bisa tidak. Kembali kepada keyakinan keberhasilan yang lebih banyak kita bentuk dibandingkan unsur dilahirkan tadi. Kalah menang itu hanya perkara pikiran saja. Orang menjadi kalah karena pikirannya memproduksi dia untuk menjadi kalah. Orang menjadi menang karena pikirannya memproduksi dia menjadi menang. Sehingga point utamanya adalah seberapa cermat kita dan seberapa pintar kita mengelola pikiran. Pikiran itu mirip dengan pedang. Dia bisa membantu. Dengan pikiran kita bisa mengukur, mengkalkulasi, meramalkan, memilah-milah. Tapi ada aspek kedua dari pikiran, di samping membantu dia juga membatasi. Pikiran membatasi orang untuk bisa terbang tinggi. ‘Ah, saya satpam. Sehebat-hebatnya saya hanya kepala satpam!’. Kalau saya di banyak forum menyatakan, ‘Jangan gunakan pikiran sebagai pembatas. Gunakanlah sebagai pembantu!’. Caranya hanya satu, lampaui pikiran.</p>
<p>Untuk melampaui pikiran itu apa yang harus dilakukan?<br />
Ada kegiatan interaktif sifatnya. Dengan mencoba, ada hasil. Kalau ada hasil, keyakinan akan naik. Coba-hasil-keyakinan. Tapi dalam lingkaran ini yang terpenting adalah mencoba. Beda antara orang beruntung dengan orang kurang beruntung hanya dalam jumlah mencoba. Orang yang beruntung mencobanya lebih sedikit. Orang yang kurang beruntung mencobanya lebih banyak. Itu saja. Perkaranya adalah –terutama yang kurang beruntung&#8211; seberapa sabar dan seberapa tahan dia mencoba. Orang gagal adalah orang kurang beruntung, dan mencobanya kurang banyak. Orang beruntung sama sekali tidak mencoba, gagal juga. Perkaranya hanya frekuensi dan jumlah kita mencoba.</p>
<p>Saya lihat sukses menurut Anda lebih banyak ditentukan ‘dari dalam’ bukan ‘dari luar’. Padahal orang baru mau berusaha atau belajar setelah dia melihat kondisi-kondisi di luar dirinya?<br />
Ya. Proses belajar banyak orang memang seperti itu. Karena dia akan belajar dari apa yang dia lihat, apa yang diajarkan orang lain. Dari luar ke dalam. Di tingkatan-tingkatan tertentu terbalik, nanti dari dalam ke luar. Nah, sahabat-sahabat yang masih belajar dari luar ke dalam, nanti dia akan menghasilkan ketergantungan. Termasuk ketergantungan kepada saya sebagai sumber ide. Di tingkat-tingkat tertentu tidak salah belajar dari sumber luar. Tapi kalau Anda mau mendalami substansi sukses yang lebih mendalam, kita harus ganti. Gurunya tidak lagi orang luar, tapi inner teacher. Guru yang datang dari dalam. Kalau Anda sudah bertemu dengan inner teacher, Anda sudah ketemu guru terbaik. Dan dia akan membimbing Anda. Hanya saja banyak orang yang seumur hidup tidak pernah menemukan inner teacher. Kenapa? Karena membiarkan dirinya selamanya tergantung kepada guru dari luar. Pada titik tertentu Anda harus berani memutuskan ini, adalah waktu yang tepat di mana saya berhenti kepada orang, tetapi lebih banyak berguru pada guru yang ada di dalam.</p>
<p>Lebih konkritnya, bagaimana kita bergaul dengan inner teacher itu?<br />
Modal, sarana, dan kendaraannya adalah rajin berefleksi. Kalau Anda rajin berefleksi terutama mempelajari catatan sejarah hidup, Anda akan menemukan sebuah pola. Tapi ingat, berefleksi itu ndak bisa sekali dua kali. Ada pola, ada pathern, ada flow. Cara mengenali pola ini adalah dengan menandai titik-titik ekstrim di mana Anda pernah berhasil, di mana Anda pernah terjun ke bawah. Tanya diri Anda sendiri, kenapa berhasil waktu itu dan kenapa gagal. Pasti ada hal-hal yang menjadi benang merah yang menyatukan titik-titik ekstrim tadi. Nah, semakin banyak titik-titik ekstrim yang Anda tandai, Anda akan ketemu faktor-faktor atau variabel-variabel yang muncul di titik ekstrim itu. Kalau variabel –katakanlah kejujuran—nah, itu benang merahnya. Atau usaha, itu benang merahnya. Konsentrasikan pada satu faktor, satu variabel, yang hampir muncul di semua titik ekstrim. Nah, konsentrasikan, selami, pelajari, dalami sedalam-dalamnya satu faktor itu. Dan Anda akan dibimbing oleh inner teacher.</p>
<p>Kalau kita sudah menemukan inner teacher dan berpegang kepadanya, apakah kita bisa menjadi kurang peka dengan sekeliling?<br />
Ndak seperti itu. Sebaliknya Anda malah akan lebih peka. Orang curiga kalau kita berguru pada inner teacher, kita jadi ndak peka, egois, ndak. Yang saya rasakan malah lebih peka lagi. Bimbingan yang datang dari luar, kita hanya bisa berguru jika gurunya ada. Inner teacher itu kan kita bawa ke mana-mana? Sehingga di semua tempat, di semua situasi, Anda akan peka. Tapi kalau Anda bergantung pada guru luar, kan Anda hanya sensitif kalau gurunya ada.</p>
<p>Ada yang menjuluki agama Anda adalah ‘agama cinta’. Bisa nggak unsur cinta kasih memainkan peran dalam bisnis?<br />
Sangat bisa, tapi cinta dalam artian luas. Di tingkatan di mana Anda sudah sampai di ujung kehidupan yang bernama cinta itu, tidak ada yang sulit. Kalau ukuran uang itu kan relatif, rezeki di tangan Tuhan. Tapi di puncak kehidupan yang bernama cinta itu, saya katakan sudah sampai di tingkatan ekstasi. Jadi keberhasilan tidak lagi dilawankan dengan kegagalan. Keberhasilan ya keberhasilan. Keberhasilan yang masih dilawankan dengan kegagalan itu menunjukkan Anda masih belum sampai di tingkatan cinta. Tingkatan bawah. Cinta itu tidak mengenal dikotomi, tidak mengenal hitam putih, tidak lawan-lawanan. Cinta ya cinta, keberhasilan ya keberhasilan. Jangan dilawankan dengan kegagalan.</p>
<p>Tapi di bisnis orang selalu melihat winner and loser?<br />
Nah, itu hasil produksi pikiran. Winner and loser, true and false, right and wrong, itu hasil pekerjaan pikiran. Cinta itu melampaui pikiran. Tidak hanya melampaui pikiran, bahkan melampaui waktu. Bayangkan cinta seorang ibu kepada anak. Saya punya ibu sudah almarhum, tapi cintanya masih saya rasakan. Bayangkan cinta Ibu Theresa yang sudah meninggal beberapa tahun lalu, dia dirasakan oleh seluruh umat yang peka terhadap cinta kasihnya Ibu Theresa. Bayangkan senyuman seorang Lady Diana yang sudah meninggal di Paris, tapi orang masih terbayang kan dengan senyum-senyumnya yang lembut? Perjuangan seorang Mahatma Gandhi, akan dikenang sampai seratus dua ratus tahun kemudian dalam sejarah dunia. Kalau Anda di tingkatan cinta, banyak hal sudah dilampaui. Hanya saja cinta sebagai spirit, bukan cinta sebagai sebuah pengertian sebagaimana yang dilakukan kata-kata. Kata-kata kan selalu untuk menerangkan bahwa kalau hitam harus ada putih? Orang hanya bisa mengerti cinta kalau ada kebencian. Ndak, ini di luar pengertian.</p>
<p>Masalahnya paradigma yang dominan, the winner is always the best. Ketika the winner muncul, selalu ada the loser….<br />
Nah, itu paradigma yang harus kita bongkar. Kalau dalam frame of mind cinta, tidak ada winner and loser. Yang ada hanya winner. Everybody adalah the winner. Tidak ada loser dalam tingkatan cinta. Kenapa? Karena di tingkatan cinta kita sudah memeluk cinta dan kebencian, pujian dan makian, siang dan malam, pria dan wanita, suka dan duka, dalam sebuah lingkaran yang sama mesranya. Sama dengan saya sekarang ini, kan dilayani dan dipuja orang karena jabatan. Karena baju. Tapi besok lusa atau nanti saat harus pensiun, nggak lagi dilayani orang. Karena apa? Karena baju lagi. Artinya apa? Yang dipuja, dilayani, dan dimaki itu baju. Pujian dan makian itu ditujukan ke baju, tidak ke diri kita sendiri. Kalau kita konsentrasi ke dalam cinta yang ada dalam diri kita, tidak ada pujian dan makian. Semuanya tidak perlu mempengaruhi kita. Licin! Seperti air yang menetesi batu es. Lewat! Itu cinta. Tidak lagi mengenal hitam putih.</p>
<p>Bagaimana caranya supaya orang-orang yang masih berada di tataran pemikiran-pemikiran sangat rasional mengenal bahasa-bahasa cinta?<br />
Nah, gurunya yang di balik. Ke inner teacher. Sayangnya kebanyakan orang masih bergantung kepada guru-guru dari luar. Dan guru-guru dari luar kebanyakan menyampaikan pesannya melalui sarana bahasa dan kata-kata pikiran. Dalam bahasa dan sarana pikiran terjadi dikotomi. Tapi kalau gurunya inner teacher, ndak! Ini inner teacher saya yang bicara…. salah satu cara untuk bisa di tingkatan cinta, atau cara di mana kita bisa melampaui mind dan pikiran, adalah keikhlasan. Cuman bukan keikhlasan yang tanpa usaha. Ikhlas tanpa usaha itu keliru. Tapi ikhlas plus kerja keras. Beda… jadi orang kerja keras, berusaha maksimal, tapi hasilnya ikhlas itu ekstasi. Tidak lagi mengenal ukuran-ukuran angka. Tidak lagi melihat keberhasilan sebagai lawan kegagalan. Winner and loser itu ndak ada.</p>
<p>Jadi ikhlas yang bisa membawa kita terbang lebih tinggi dari pikiran kita. Sayangnya orang-orang yang rasional, orang-orang yang masih mengenal winner and loser itu dibatasi oleh langit-langit yang namanya pikiran, dan kemudian dia ndak bisa terbang. Padahal untuk bisa terbang ini ada sayap yang bernama keikhlasan, di mana tidak ada lagi hitungan. Sama dengan sahabat-sahabat di MLM dan direct marketing. Kalau Anda bertemu orang dengan sebuah hitungan mudah-mudahan orang itu jadi network, orang itu membeli, keberhasilan itu terbatas. Tapi kalau Anda bertemu dengan orang dengan spirit cinta yang ikhlas, keberhasilannya tidak terbatas. Kadang keikhlasan itu menyakitkan. Kita ikhlas ditipu orang. Kita ikhlas terus dipecat orang, ya bisa menyakitkan. Kita ikhlas dikira bodoh, itu menyakitkan. Tapi jangan pernah lupa! Di suatu tempat kita jatuh dua tangga karena ikhlas, di tempat lain kita dinaikkan dua puluh tangga oleh Tuhan. Cuma itu hanya bisa dilakukan oleh manusia-manusia yang keikhlasannya total. Keikhlasan disertai kerja keras.</p>
<p>Tahapan-tahapan apa yang perlu dilalui supaya orang bisa sampai pada keikhlasan?<br />
Cara, tips, teknik, itu kan kayak kendaraan. Teknik saya ini hanya kendaraan yang cocok dengan saya. Kalau ada orang yang cocok dengan cara ini syukur alhamdullilah. Kendaraan itu banyak. Ada yang menyebut meditation, kendaraan kerja keras, macam-macamlah. Tapi saya suka berbagi kepada orang yang namanya jalan-jalan yoga. Ini tidak ada kaitannya dengan agama. Dalam jalan-jalan yoga itu ada delapan tingkatan. Tingkatan satu dan dua adalah good daily life, yaitu kehidupan sehari-hari yang penuh dengan kebajikan. Sederhananya ya jalankan perintah agama masing-masing. Good daily life, kurangi menyakiti hati orang, bantu sebanyak mungkin orang, lakukan pekerjaan Anda dengan rasa cinta yang penuh.</p>
<p>Tiga dan empat adalah mengelola badan kita. Terutama panca indera, mulut, mata, telinga. Karena alasan itu sudah sejak lama saya vegetarian sebagai bagian dari perjalanan yoga. Di samping itu adalah mengelola perhatian. Apa yang kita perhatikan berulang-ulang dalam waktu yang lama akan membuat kehidupan kita sebagaimana yang kita perhatikan. Kalau Anda sering memperhatikan kehidupan seseorang, orang itu terus Anda amati dari A sampai Z, lama-lama Anda akan mirip dengan dia kehidupannya. The power of attention. Anda memperhatikan nafsu seks, Anda akan liar, pingin-pingin-pingin. Anda perhatikan makanan enak, nanti anda tertarik terus pada makanan. Makanya ada istilah attention is the active partner of intention. Perhatian adalah mitra aktifnya niat. Kalau kita memperhatikan serangkaian perilaku, sama dengan meniatkan diri kita sendiri untuk berkembang ke sana. Kalau Anda ingin berhasil, perhatikan hanya faktor-faktor yang berbau keberhasilan. Bilamana perlu seluruh panca indera Anda hanya digunakan untuk keberhasilan. Mata hanya untuk melihat yang berhasil, telinga hanya untuk mendengar yang berhasil, mulut makan sambil membayangkan raw material keberhasilan, semuanya.</p>
<p>Lima dan enam baru mengelola pernafasan. Pernafasan maksud saya adalah the breath of life is love. Nafasnya hidup itu cinta. Kalau Anda melihat dan mengalami semuanya dengan spirit-spirit cinta, Anda sudah sampai di tingkat lima dan enam. Tujuh itu meditasi, delapan itu enlightment, pencerahan. Nah, ndak perlu sampai delapanlah. Kalau Anda sampai di lima dan enam, live, life, and love. Maka inner teacher-nya ketemu. Keikhlasan. Syukur-syukur sampai tujuh dan delapan.</p>
<p>Mengapa Anda suka memasang gambar bertuliskan leader dan opportunity? Apa maknanya?<br />
Saya terutama suka opportunity gambarnya bagus. Peluang adalah pulau yang berada di tengah-tengah kesulitan. Di kita, terutama di direct marketing dan MLM banyak orang baru, begitu ketemu kesulitan langsung mundur. Ketemu tantangan mudah menyerah. Kalau saya menemui kesulitan saya bayangkan diri saya tengah mencari pulau yang di tengah itu. Karena peluang selalu bersembunyi di tengah-tengah kesulitan.</p>
<p>Di bisnis DS/MLM orang memiliki spirit membantu orang lain menjadi sukses. Apakah itu bagus menurut Anda?<br />
Yang saya amati banyak orang yang mendapatkan member atau downline dengan cara-cara yang “memaksa” atau “berbohong”. Walaupun yang dengan cara-cara jujur juga banyak. “Memaksa” atau “berbohong” adalah cara yang cepat atau lambat akan menghancurkan profesi itu sendiri. Saya justru menghargai sahabat-sahabat direct marketing atau MLM yang jujur sejak awal. Imej direct marketing dan MLM di Indonesia jadi kurang baik gara-gara itu. Padahal ada 1001 cara di mana kita bisa mengajak orang menjadi network kita tanpa perlu berbohong. Saya masih percaya kejujuran, ketulusan, dan cinta akan membantu dan menyelamatkan orang.</p>
<p>Anda sudah mendapatkan semua yang diinginkan. Apalagi yang ingin Anda capai?<br />
Bagi saya kehidupan adalah perjalanan jiwa menuju Tuhan. Restless soul, jiwa yang tidak pernah berhenti berjalan. Dan dalam proses berjalan itu yang dicari adalah usaha penyatuan dengan Tuhan. Apapun profesi kita mau MLM, direct marketing atau wartawan, pandang seluruh perjalanan kita menuju arah sana. Kesuksesan, kegagalan, harta, tahta, rumah dan mobil, itu kalau dalam perjalanan mirip dengan pohon-pohon di pinggir jalan. Dan itu akan kita lewati. Kalau hari ini Anda naik mercedes jangan lupa itu akan Anda lewati. Entah lewat gara-gara meninggal, dijual, atau ganti yang lain. Celakanya di kita banyak sekali orang berjalan berhenti di tengah jalan memperhatikan pohon yang ditemukan. Entah pohon itu harta, pujian orang lain, terkenal, ketenaran, makian, hujatan, saya ndak mau berhenti.</p>
<p>Jangan berhenti di pohon-pohon simbol keberhasilan. Jalan terus! Dan kendaraan utama yang membuat perjalanan saya agak peaceful itu adalah ikhlas. Dalam tingkat keikhlasan total, perjalanan kita seperti berjalan di langit. Berjalan ndak ada hambatan. Banyak orang perjalanannya terhambat karena mobilnya menabrak pohon. Kalau yang dia tabrak kegagalan ndak masalah, karena kegagalan membuat kita berubah kemudian berusaha lagi. Yang bahaya adalah (menabrak) keberhasilan, karena kita terikat dengan simbol-simbol keberhasilan. Kayak saya terkenal, saya mau selamanya terkenal, terikat! Keberhasilan sering memproduksi keterikatan. Makanya saya sering mengatakan keberhasilan memproduksi kegagalan permanen. Kenapa? Karena dengan keberhasilan Anda menghasilkan benda-benda mewah. Dan dengan benda-benda mewah itu Anda terikat, dan dalam keterikatan itulah perjalanan Anda terhenti. Itu yang saya sebut kegagalan permanen.*</p>
<p><a title="motivasi belajar" href="http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/motivasi-belajar.htm" target="_blank">Mari kita motivasi diri kita sendiri dulu</a></p>
<p>(Gede Prama, Wawancara ini pernah dimuat di Tabloid Network Indonesia Edisi Khusus No. 09/Thn 1/10 Desember 2001)<!--more--><!--more--><!--more--><!--more--><!--more--><!--more--></p>

<p><strong>Possibly Related Posts:</strong></p>
<ul>
<li><a href="http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/dua-kalimat-yang-mengubah-hidup.htm">Dua Kalimat Yang Mengubah Hidup</a></li>
<li><a href="http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/10-kualitas-sifat-pribadi-yang-disukai.htm">10 Kualitas Sifat Pribadi Yang DiSukai</a></li>
<li><a href="http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/semangat-untuk-maju.htm">Semangat Untuk Maju</a></li>
<li><a href="http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/bangkit.htm">Bangkit</a></li>
<li><a href="http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/motivasi-belajar.htm">Motivasi Belajar</a></li>
</ul><br />
<p align="left"><a target="_blank" class="tt" href="http://twitter.com/home/?status=Keberhasilan+Berawal+dari+Keyakinan+www.8kbz3.th8.us" title="Post to Twitter"><img class="nothumb" src="http://www.kedaikopilembayung.com/wp-content/plugins/tweet-this/icons/tt-twitter-big1.png" alt="Post to Twitter" title="Keberhasilan Berawal dari Keyakinan" /></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kedaikopilembayung.com/motivasi/keberhasilan-berawal-dari-keyakinan.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3571</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
